Copper Beyond Buffet merayakan perjalanannya yang mengesankan sebagai pemimpin pasar dengan mempersembahkan acara “Copper 9th Anniversary: Beyond The Stars – A Michelin Odyssey.” Untuk menandai babak baru, mereka menargetkan pendapatan THB 1 miliar melalui strategi bisnis ambisius. Langkah awal dimulai dengan kolaborasi perdana bersama dua merek asal Thailand yang diakui dunia, ChaTraMue dan Scotch Bird’s Nest. Melalui kerja sama ini, mereka menghadirkan hidangan eksklusif hasil kreasi chef Michelin, menggunakan bahan-bahan premium dari kedua merek tersebut. Strategi ini bertujuan untuk memperluas pangsa pasar pelanggan internasional, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai Buffet Internasional Terbaik di Asia Tenggara.
Ms. Photjanee Pinijsakkul, Chief Executive Officer of Copper Beyond Buffet, menjelaskan bahwa restoran ini pertama kali dibuka pada tahun 2016 di pusat perbelanjaan The Sense Pinklao. Konsep restoran ini lahir dari visi ayahnya, yang ingin menjadikan restoran tersebut sebagai daya tarik utama guna meningkatkan kunjungan ke pusat perbelanjaan tersebut. Dengan kekaguman keluarga terhadap buffet hotel dan restoran Jepang, mereka menggabungkan elemen terbaik dari keduanya, menciptakan pengalaman bersantap premium dengan kualitas makanan dan layanan yang luar biasa, sekaligus mendefinisikan ulang konsep buffet tradisional. Selain itu, restoran ini juga menjadi solusi atas kurangnya pilihan buffet premium di kawasan Pinklao pada saat itu.
“Sebagai pendatang baru di industri restoran, kami memulai dengan basis pelanggan yang terbatas,” ujar Ms. Photjanee. “Kami memprioritaskan kualitas makanan dan bahan-bahan premium untuk menarik pelanggan baru. Namun, selama tahun pertama, kami mengalami kerugian bulanan hingga 1 juta baht per bulan di titik terburuk. Meskipun demikian, kami tidak pernah kehilangan semangat, karena ayah kami percaya bahwa membuka restoran bukan hanya soal mendapatkan keuntungan, tetapi juga untuk menarik lebih banyak pengunjung ke pusat perbelanjaan kami. Meskipun kami merugi, pengalaman bersantap terbaik yang kami tawarkan kepada pelanggan adalah investasi yang sepadan, terutama jika dibandingkan dengan biaya besar untuk pemasaran atau promosi acara.”
Seiring waktu, selama dua tahun, mereka perlahan membangun reputasi, menambah pengalaman, dan memperluas koneksi. Basis pelanggan mereka tumbuh dari ribuan menjadi puluhan ribu pelanggan per bulan. Pertumbuhan ini memungkinkan mereka mencapai “economies of scale,” yang membantu mengelola biaya bahan baku secara lebih efisien, serta menarik mitra bisnis yang berharga.
Salah satu mitra kunci mereka adalah Hungry Hub, platform reservasi restoran terkemuka di Thailand. Sistem teknologi dari Hungry Hub mengoptimalkan proses reservasi mereka, menyelesaikan masalah yang sering dihadapi dengan sistem manual sebelumnya, seperti kesalahan pemesanan, reservasi yang terlewat, atau pelanggan yang tidak datang. Hal ini membantu mereka memaksimalkan peluang bisnis secara signifikan.

Faktor kunci lainnya yang membedakan kami dan meningkatkan efisiensi bisnis kami adalah pendekatan revolusioner terhadap konsep buffet. Secara tradisional, buffet mengharuskan pelanggan untuk mengambil makanan sendiri. Namun, kami mengubah pengalaman ini dengan memperkenalkan sistem Order Station, di mana pelanggan memesan makanan mereka, yang kemudian dimasak segar dan disajikan langsung ke meja. Inovasi ini tidak hanya memberikan pengalaman bersantap yang lebih nyaman dan menyenangkan, tetapi juga memastikan setiap hidangan disajikan dalam kondisi segar dan dengan cita rasa terbaik. Selain itu, pendekatan ini secara signifikan mengurangi limbah makanan dan memungkinkan kami menganalisis data pesanan untuk mendapatkan wawasan berharga.
Dengan mempelajari preferensi pelanggan, kami dapat mengidentifikasi menu yang paling populer, mengeliminasi menu yang kurang diminati, dan mengoptimalkan pengelolaan bahan baku dengan lebih efisien. Berkat perbaikan strategis ini, ditambah dengan basis pelanggan yang terus bertumbuh, bisnis kami telah mencapai economies of scale, yang membuat kami mampu menjadi lebih menguntungkan dan mempertahankan pertumbuhan stabil baik dalam jumlah pelanggan maupun pendapatan.
Ms. Photjanee juga menyoroti tonggak besar yang dicapai oleh Copper Beyond Buffet tahun lalu: ekspansi pertama merek ini dalam delapan tahun dengan membuka cabang baru di Gaysorn Amarin. Langkah ini bertujuan untuk memperluas basis pelanggan kami, khususnya di kalangan wisatawan internasional, sebagai bagian dari visi kami untuk menjadi Buffet Internasional Terbaik di Asia Tenggara.
Hasilnya sangat positif. Pada tahun 2024, dua cabang Copper Beyond Buffet berhasil menghasilkan total pendapatan sekitar 800 juta baht, dengan tingkat okupansi mencapai 70%. Komposisi pelanggan terdiri dari 65% pelanggan lokal Thailand dan 35% pelanggan internasional.
Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-9, Copper Beyond Buffet siap mendefinisikan ulang industri buffet dengan berkolaborasi bersama dua merek global ternama: “Scotch Bird’s Nest,” pemimpin pasar sarang burung alami, dan “ChaTraMue,” pemimpin pasar teh Thailand dan minuman. Acara ini juga akan menampilkan dua koki terkenal yang telah meraih bintang Michelin: Chef Haikal Johari, dari restoran berbintang satu Michelin, AVANT, dan Chef Tap Supasit Kokpol, dari restoran berbintang satu Michelin, CODA Bangkok.
Kedua chef ini akan menghadirkan lebih dari 20 hidangan spesial. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk menyajikan pengalaman bersantap ala fine dining yang menonjolkan keunikan dari kerja sama perdana ini, tetapi juga akan menggunakan bahan-bahan premium dari kedua merek, dikombinasikan dengan bahan berkualitas tinggi yang digemari masyarakat di seluruh dunia.
Setiap hidangan akan disiapkan menggunakan teknik kuliner tingkat tinggi dan disajikan dalam gaya fine dining, menjadikan menu ini eksklusif, yang mencakup hidangan utama, berbagai pilihan dessert, dan minuman yang belum pernah ada sebelumnya.
Peluncuran ini juga akan memperkenalkan empat mitra strategis baru yang telah mendukung dan berkontribusi terhadap kesuksesan Copper Beyond Buffet:
- Hungry Hub, salah satu platform reservasi restoran terbesar di Thailand dengan jaringan yang luas.
- S-Pure, merek terkemuka untuk produk daging dan makanan premium
- Foodiva, salah satu importir daging premium terbesar di Thailand
- Qfresh, produsen dan distributor produk makanan laut di bawah Thai Union Group Public Company Limited
Terkait target tahun ini, Ms. Photjanee optimis bahwa dengan strategi bisnis yang agresif dan pemanfaatan kekuatan merek yang telah mapan—yang selalu menekankan kualitas sebagai prioritas utama—perusahaan akan terus menghadirkan pengalaman bersantap baru bagi pelanggan. Copper Beyond Buffet berencana untuk meningkatkan keanekaragaman dan keistimewaan menunya secara berkelanjutan. Hal ini, ditambah dengan pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan sistem backend yang memanfaatkan data untuk mendapatkan wawasan mendalam, akan memungkinkan perusahaan untuk lebih memenuhi kebutuhan pelanggan dan mencapai target pendapatan 1 miliar Baht pada tahun 2025.
“Mengenai ekspansi cabang baru, saat ini kami masih menunggu waktu dan peluang yang tepat. Hal ini dikarenakan model bisnis dan konsep Copper Beyond Buffet memerlukan pertimbangan berbagai faktor. Tantangan utamanya adalah jika ekspansi cabang harus mengorbankan kualitas, kami lebih memilih hanya memiliki dua cabang daripada mengurangi kualitas sajian kami. Merek kami sepenuhnya didorong oleh kualitas produk. Saat ini, kami menganggap diri kami sebagai bisnis keluarga berskala menengah yang bertumbuh secara bertahap dengan memperluas basis pelanggan untuk mencapai target 1 miliar Baht.
Kami juga bergerak menuju visi menjadi Buffet Internasional Terbaik di Asia Tenggara. Meskipun jalannya menantang, kami percaya bahwa dengan potensi yang telah kami bangun selama 9 tahun terakhir dan dedikasi kuat dari tim kami, kami yakin dapat mencapai tujuan ini,” ujar Ms. Photjanee.